Gallery

  • Mandiri Inhealth Turut Berpartisipasi Dalam Mandiri Jogja Marathon 2017

    Jakarta 23 April 2017 – Acara Marathon yang rutin diselenggarakan oleh Bank Mandiri, kali ini dilaksanakan pada lokasi yang berbeda. Mengandung unsur Sport Tourism di kawasan cagar budaya dan heritage. Perdana dilakukan di Yogyakarta dengan rute yang berbeda, yaitu menelusuri 13 desa dan kawasan Candi disekitar Candi Prambanan. Diikuti oleh sekitar 5.800 peserta dengan empat kategori, mulai dari 5 kilometer, 10 kilometer, 21 kilometer dan 42 kilometer.

    Mandiri Inhealth turut berpartisipasi dalam acara tersebut. Pada booth Mandiri Inhealth tersedia layanan simple Medical Check Up secara gratis seperti tes gula darah, Body Mass Index juga tensi darah yang tentunya sangat diperlukan oleh para pelari yang peduli dengan kesehatan. Setelah mencapai garis finish, peserta terlihat antusias mengunjungi booth Mandiri Inhealth. Bapak Armendra selaku Direktur Keuangan Mandiri Inhealth turut memberikan hadiah secara simbolis kepada para pemenang pada kategori 10 kilometer.

    Corporate Secretary Mandiri Inhealth, Ferry Prima Adhyaksa mengatakan “Kami dukung sepenuhnya acara ini. Selain memang kami bergerak di asuransi jiwa (kumpulan) berbasis kesehatan, acara olahraga yang dipadukan dengan tourism ini dapat membuat ketenaran wisata Indonesia di dunia Internasional.”

  • Mandiri Inhealth di Mandiri Edukasi Yogyakarta

    Mandiri Inhealth turut berpartisipasi dengan membuka booth dalam kegiatan Mandiri Edukasi Holding yang diselenggarakan di Yogyakarta, Kamis, (20/4). Mandiri Edukasi Holding merupakan bentuk sinergi Bank Mandiri beserta seluruh perusahaan anak sebagai bentuk dukungan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam rangka meningkatkan Literasi Keuangan kepada Konsumen dan/atau masyarakat. Selain memberikan pemeriksaan & konsultasi kesehatan gratis, Mandiri Inhealth juga memberikan edukasi tentang kesehatan dan asuransi kepada para pengunjung booth Mandiri Inhealth.

    Acara terbagi dalam dua sesi, acara pertama mengusung tema “Cerdas Berinvestasi” dimana melibatkan perusahaan anak Bank Mandiri lainnya yaitu Bank Syariah Mandiri (BSM) sebagai nara sumber dengan target audience Ibu Rumah Tangga. “Serendah-rendahnyanya kenaikan harga emas adalah setinggi-tingginya inflasi sehingga emas disebut dengan investasi zero inflasi,” tutur Kepala Konter Layanan Gadai PT Bank Syariah Mandiri Jogja Galih Purnomo sebagai pembicara. Sesi kedua, dengan sasaran audience segmen Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), materi yang dibawakan oleh Mandiri Capital Indonesia bertema “UMKM Goes Digital”. Pengunjung terlihat antusias mendengarkan materi dari narasumber. Tak sedikit yang mengajukan pertanyaan.

    Indra Ningsih selaku Asisten Vice President Customer Care Group Bank Mandiri mengatakan bahwa Bank Mandiri serius memberikan edukasi pada masyarakat. “Pada setiap kota, Bank Mandiri menyampaikan topik yang berbeda dengan disesuaikan latar belakang masyarakatnya,” tutur Indra.

    Merujuk kepada Surat Edaran OJK No. 1/SEOJK.07/2014 tentang Pelaksanaan Edukasi, kegiatan Literasi Keuangan bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai industri keuangan, serta meningkatkan pemahaman mengenai manfaat dan risiko produk layanan jasa keuangan.

     

  • Layanan Istimewa di Hari Pelanggan

    JAKARTA - Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) yang jatuh setiap tanggal 4 September memberi semangat baru bagi Mandiri Inhealth (MI) dalam melayani para pesertanya. MI melaksanakan kegiatan bagi masyarakat serta para pelanggannya di area Car Free Day (CFD), tepatnya di depan Gedung Jaya - Thamrin, yang merupakan Kantor Operasional MI Jakarta. Kali ini tema yang diangkat adalah “One Apple A Day Keeps Doctor Away”. Acara yang dimulai dari pukul 06.00 – 09.00 itu bertujuan untuk memberikan informasi serta edukasi seputar kesehatan. Selain membagikan sekitar 2000 buat apel kepada peserta CFD, MI juga membuka Medical Check Up (MCU) gratis.

    Tidak berhenti disitu, MI mempunyai acara rangkaian lanjutan dalam memperingati Harpelnas yaitu Customer Visit yang dilakukan selama satu minggu oleh Divisi Layanan Pelanggan dan Kantor Operasional MI seluruh Indonesia. “Dengan semangat Hari Pelanggan Nasional ini kami akan terus berupaya memberikan layanan terbaik kepada peserta. Selama seminggu ke depan, kami akan meninjau langsung kualitas layanan yang ada di beberapa Kantor Cabang, bahkan kami sendiri yang akan melayani peserta yang ada," ujar Rina Hutahuruk selaku Head of Customer Care Department di Jakarta, Minggu (4/9/2016).

    Acara ini dilaksanakan serentak di sembilan Kantor Operasional lainnya yaitu Medan, Pekanbaru, Palembang, Bandung, Semarang, Surabaya, Denpasar, Balikpapan, Makassar. MI berharap untuk dapat terus berkontribusi dan memberikan edukasi bagi seluruh masyarakat untuk tetap menjaga pola hidup sehat serta  layanan bagi seluruh para pelanggannya.

  • CEO Mandiri Inhealth Mengajak Puluhan Mahasiswa untuk Menjadi Aktuaris pada acara ITB Financial Industries 2016

    Iwan Pasila, CEO Mandiri Inhealth berkesempatan untuk menjadi narasumber acara seminar ITB Financial Industries Days 2016, Kamis (18/8). Acara ini diselenggarakan di ruang Auditorium Campus Center Timur ITB dan dibuka oleh rektor ITB Prof. Dr. Ir. Kadarsah Suryadi. Kemudian dilanjutkan keynote speech dari Bapak Gonthor Ryantori Aziz (Kepala Pengawas Pasar Modal OJK), Bapak Yusman (Kepala Departemen Pengawasan IKNB 1A OJK) dan Ibu Iene Muliati (World Bank). Sesi selanjutnya menghadirkan empat pembicara dari sektor perbankan, asuransi, pasar modal serta risk management.

    Sementara itu, CEO Mandiri Inhealth sebagai pembicara dari sektor asuransi mengenai “Perkembangan dan Prospek Asuransi di Indonesia”. Pada kesempatan ini, Iwan Pasila memberikan fakta mengenai perkembangan Industri Asuransi Jiwa dan Umum di Indonesia dimana berdasarkan data, pertumbuhan premi serta aset asuransi jiwa sebesar 17% dan 20% per tahun Compound Annual Growth Rate (CAGR), sedangkan premi dan aset asuransi umum mengalami pertumbuhan 13% dan 19.5% per tahun (CAGR). Hal ini menunjukkan bahwa industri asuransi sangat berpotensi untuk dikembangkan. Asuransi merupakan industri yang memberikan pelayanan pengelolaan risiko. Oleh karena itu Aktuaris sebagai seorang risk professional, memiliki peranan penting dalam industri ini. Namun Iwan Pasila menjelaskan fakta bahwa sampai saat ini jumlah aktuaris di Indonesia masih kurang, sehingga tidak sedikit aktuaris dari luar negeri dipanggil untuk memenuhi kebutuhan aktuaris di Indonesia dan juga memotivasi mahasiswa untuk segera memantapkan langkah menjadi seorang aktuaris, ujar CEO Mandiri Inhealth.

    Di waktu yang bersamaan, Mandiri Inhealth juga turut berpartisipasi pada acara Career Expo “ITB Financial Industries Days: Product, Education, Internship, and Career Expo 2016” yang diadakan di Aula Timur Kampus ITB selama dua hari. Antusiasme pengunjung terlihat dari ramainya booth Mandiri Inhealth. Mandiri Inhealth mempermudah job seeker dengan cukup mengakses www.mandiricareer.net serta tidak perlu membawa CV. Keuntungan lainnya para job seeker dapat berinteraksi dan mencari tahu lebih lanjut mengenai deskripsi pekerjaan maupun latar belakang perusahaan.